TOP

Apa itu Obat Kuat? Siapa yang Butuh?

Apa pengertian obat kuat sebenarnya? Bagaimana wujud atau bentuknya? Apa tujuan utamanya? Siapa yang benar-benar membutuhkannya?

Apa itu Obat Kuat? Siapa yang Butuh?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, obat kuat memiliki dua pengertian, yakni (1) obat untuk memperkuat daya kemampuan tubuh, dan (2) obat untuk menambah daya vitalitas seksual. Intinya adalah penambah tenaga karena term “daya” (tenaga) melekat pada tiap arti.

Namun fakta di lapangan menunjukkan bawah pemahaman awam terhadap obat kuat tak sesederhana itu. Menyadari keterbatasan penjelasan KBBI maupun referensi lainnya, kami berupaya merangkai arti yang lebih komprehensif dan sesuai kenyataan sebenarnya.

Apa Itu Obat Kuat?

Obat kuat adalah makanan, minuman atau suplemen untuk memaksimalkan fungsi ereksi dan meningkatkan tenaga fisik, guna memperlama durasi persetubuhan.

Pengertian ini adalah murni opini obatpria.net yang diraih melalui pengamatan individual terhadap sejumlah besar obat yang dianggap dan dikenal sebagai obat kuat oleh pedagang maupun masyarakat penggunanya.

Variabel yang diamati adalah (a) bentuk/wujud, (b) manfaat, serta (c) tujuannya. Hasil pengamatan berhasil menemukan poin-poin penting yang bisa dianggap sebagai syarat agar suatu obat dapat disebut obat kuat, dan menyimpulkan pengertian di atas.

Bentuk/Wujud Obat Kuat

Obat kuat dapat berwujud makanan, minuman atau suplemen. Ketiganya bisa diperoleh dari sumber-sumber alami maupun sintentis (buatan). Bisa dikatakan, tak ada batasan bagaimana seharusnya bentuk atau wujud obat kuat.

Jauh sebelum kehadiran pil dan kapsul, pria telah mengkonsumsi makanan atau minuman tertentu, baik secara langsung maupun setelah diolah, dengan harapan agar dirinya lebih jantan dan perkasa di mata pasangan seksnya.

Karena itulah, selain suplemen berbentuk obat-obatan modern, kita juga mengenal makanan atau minuman penunjang kejantanan pria. Dua wujud terakhir inilah yang banyak diwariskan sebagai produk budaya dari masa lalu.

Misalkan ras melayu yang mengenal ramuan jamu kuat sebagai minuman khusus pria dewasa, ataupun mitos tentang sate kambing yang sanggup mencetuskan libido lebih tinggi.

Manfaat Obat Kuat

Menurut pola pikir awam, untuk bisa dianggap sebagai obat kuat, makanan, minuman atau suplemen tersebut setidaknya harus memiliki salah satu atau beberapa manfaat berikut, (1) perangsang gairah, (2) penopang ereksi, (3) pembangkit tenaga dan (4) penunda ejakulasi.

Gairah atau nafsu seksual adalah pemicu ereksi. Agar bergairah, pria butuh rangsangan yang bisa diperoleh dari respon indra ataupun bahan perangsang (afrodisiak).

Kebanyakan obat kuat memiliki bahan afrodisiak dengan efek perangsang libido, untuk memicu ereksi alat vital yang kuat lagi keras. Namun fungsi perangsang libido bukan elemen wajib, karena rangsangan juga bisa diperoleh dari pasangan seks atau moda stimulus lainnya.

Penyematan bahan perangsang menjamin level gairah selalu tinggi, dan harus diamini hasrat yang terbakar panas merupakan bumbu mujarab bagi sesi bercinta yang berkesan bagi kedua belah pihak.

Secara primitif, representasi nyata kejantanan/vitalitas bukanlah soal tubuh besar kekar melainkan ereksi keras tegak menjulang. Lagipula syarat utama “persetubuhan” berkualitas adalah kesempurnaan ereksi, tak semata besar-kecil ukuran penis lelaki.

Ketidaksempurnaan ereksi dapat terjadi karena berbagai sebab, termasuk rasa lelah, penyakit dan sebab lainnya. Sayangnya fungsi penopang ereksi pada obat kuat hanya efektif bila penyebabnya bukan gangguan penyakit.

Keterbatasan itu dikarenakan kebanyakan obat kuat hanya mengandalkan bahan perangsang gairah untuk menopang fungsi ereksi.

Inilah yang membuatnya tak sepiawai obat disfungsi ereksi dalam memulihkan ereksi, yang memang diperuntukkan khusus bagi pasien disfungsi ereksi (impotensi & lemah syahwat).

Untungnya beberapa produsen terkini menyadari kekurangan mereka. Sejumlah merek —terutama produk herbal— kini turut menyematkan bahan obat disfungsi ereksi alami demi meraih efektivitas pemulih ereksi sesungguhnya.

Selain gairah, seks juga butuh tenaga fisik. Tenaga fisik adalah hasil pembakaran energi. Tubuh menyerap energi dari sumber energi, yaitu makanan, minuman atau suplemen yang dikonsumsi.

Ketergantung seks terhadap tenaga membuat semua obat kuat wajib memiliki fitur pemulihan dan peningkatan energi. Akumulasi energi itu bertujuan memberikan dorongan tenaga ekstra selama pertarungan seks nanti.

Pria yang sibuk dan mereka yang setiap pulang ke rumah selalu dalam keadaan lelah, sangat terbantukan dengan fitur ini. Tetapi harus diperhatikan, mengkonsumsi suplemen energi berarti memaksa ginjal dan liver bekerja lebih keras.

Ada obat kuat yang memang menyematkan bahan penunda ejakulasi, namun ternyata lebih banyak lagi yang tidak. Lalu bagaimana fungsi ini bisa diraih bila tak ada bahan spesifik untuk keperluan itu?

Pada sebagian besar produk yang eksis di pasaran, kesuksesan sinergi antara perangsang gairah dan pembangkit tenagalah yang memunculkan impresi seolah-olah berhasil menunda ejakulasi dan memperpanjang durasi persetubuhan.

Baca: Cara Mengatasi Ejakulasi Dini: Benarkah Itu yang Anda cari?

Terlepas ada tidaknya bahan khusus, ataukah hanya sugesti belaka, kemampuan penunda ejakulasi inilah yang paling dicari dan diharapkan oleh pria pengguna obat kuat.

Pendapat mengenai manfaat ini tentu masih dapat didiskusikan, dan obatpria.net terbuka untuk diskusi positif demi menghasilkan koreksi berkualitas.

2 komentar untuk “Apa itu Obat Kuat? Siapa yang Butuh?

Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan.

*