TOP

Cara Mengatasi Impotensi karena Diabetes Melitus Tipe 2

Cara mengatasi impotensi dan lemah syahwat yang disebabkan oleh diabetes melitus 2. Tips mencegah dan menangani disfungsi ereksi akibat komplikasi diabetes

Cara Mengatasi Impotensi karena Diabetes Melitus Tipe 2

Disfungsi seksual jamak terjadi di antara penderita diabetes melitus tipe 2. Pada kaum pria disfungsi seksual yang paling umum adalah disfungsi ereksi, yang dapat berwujud impotensi maupun lemah syahwat.

Gangguan disfungsi ereksi (impotensi) baiknya langsung ditangani semenjak pertama kali muncul. Menyegerakan diri mengunjungi Androlog atau Urolog adalah langkah bijak, karena impotensi adalah salah satu pertanda diabetes mulai merusak tubuh.

Nasihat dokter spesialis setidaknya membuat penderita lebih waspada terhadap faktor resiko yang dapat memperparah ataupun memunculkan komplikasi baru. Komplikasi lanjutan dikhawatirkan kian mempersulit perawatan disfungsi ereksi nantinya.

Prinsip Mengatasi Impotensi Akibat Komplikasi Diabetes

Upaya pria mengatasi impotensi karena diabetes merupakan respon wajar atas situasinya. Sayangnya banyak yang tak sabar dan melakukannya dalam urutan terbalik. Metode seperti ini tak sesuai prinsip penanganan diabetes.

Demi vitalitas, seseorang terkadang langsung main tenggak obat kuat ataupun obat disfungsi ereksi terlebih dahulu, dan memikirkan diabetesnya belakangan.

Bila impotensi atau lemah syahwat diduga kuat akibat komplikasi diabetes, prioritas awal adalah merawat diabetesnya, bukan impotensinya!

Urutan penanganan impotensi yang seharusnya, (1) melakukan perubahan gaya hidup dengan memperhatikan faktor resiko, dan (2) Perawatan medis menggunakan obat-obatan disfungsi ereksi.

Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah & Mengatasi Impotensi

Sekarang, urutan pertama yang perlu dilakukan adalah mengubah gaya hidup jadi lebih sehat. Langkah ini bertujuan menyiapkan dasar yang solid sebelum masuk ke perawatan medis terhadap impotensinya.

Sejumlah cara berikut disusun berdasarkan perubahan gaya hidup untuk mencegah serta mengatasi impotensi dan lemah syahwat akibat komplikasi diabetes melitus tipe 2.

Diet diabetes merupakan pembuka jalan penting untuk mengontrol gula darah. Kontrol ini mengurangi resiko, bahkan mencegah kerusakan lanjutan pada sel syaraf dan pembuluh darah terkait fungsi seksual.

Walaupun kerusakan masih mungkin terjadi, diet yang tepat sanggup menundanya hingga bertahun-tahun. Ini artinya, dengan bantuan obat-obatan yang tepat, penderita impotensi tinggal memaksimalkan kemampuan seksual yang tersisa.

Bahan makanan yang dapat dipilih serta pengaturan pola makannya telah dibahas pada artikel diet diabetes.

Banyak gerak terbukti membantu menjaga kadar gula darah karena gerakan akan membakar glukosa. Tak perlu olah raga berat karena justru membuat kelelahan, lakukan sesuai kesanggupan saja.

Aktivitas fisik juga memperlancar sirkulasi darah, menurunkan stres dan meningkatkan energi. Semua itu adalah modal penting untuk memerangi impotensi.

Logikanya cukup sederhana, kalau bagi orang sehat merokok dinyatakan merugikan kesehatan, bagaimana dengan orang sakit?

Rokok diduga kuat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di sekujur tubuh. Menyempitnya jalur berarti aliran darah tak lancar, dan ini juga dapat terjadi pada pembuluh yang menuju penis.

Bila Anda perokok aktif, berhentilah sekarang juga! Bila bukan, sebisa mungkin jauhi asap rokok.

Ingat, walau sepintas tampak sehat, Anda sebenarnya sedang sakit. Istirahat yang cukup bisa mengatasi rasa lelah yang sering dialami penderita diabetes. Kelelahan adalah salah satu pemicu kegagalan ereksi.

Bila kini Anda masih aktif bertugas, coba lakukan tugas itu secepat dan seefisien mungkin. Setelah itu segeralah beristirahat.

Stres bisa datang dari beragam sumber. Ketika stres, detak jantung bertambah lalu menaikkan tekanan darah, dan kenaikan ini boleh dikata musuh ereksi nomor wahid.

Penis tak mungkin “berdiri” bila tekanan darah sudah tinggi sebelum waktunya. Inilah alasan mengapa obat disfungsi ereksi selalu menurunkan tekanan darah di awal proses kerjanya.

Walaupun menghindari stres tak semudah yang dibayangkan, Anda harus memperjuangkannya. Buang semua beban pikiran yang tak perlu demi memulihkan kehidupan seksual yang berkualitas.

Bila Anda sering berlebih mengkonsumsi minuman beralkohol, apalagi alkohol beretanol (minuman keras), sebaiknya kurangi atau berhentilah segera.

Reaksi alkohol pada tubuh merupakan kombinasi antara rokok dan stres, sangat buruk! Tak terkira lagi berapa banyak pecandu alkohol yang berakhir menghadapi impotensi walaupun tak memiliki diabetes.

Gaya hidup sehat bertujuan membentuk fondasi yang solid guna melangkah ke urutan penanganan selanjutnya. Bahkan hanya dengan mengubah gaya hidup ini saja, sebagian pria sudah berhasil mengembalikan kejantanannya.

Perawatan Medis untuk Mengatasi Impotensi

Perawatan medis tentu membutuhkan interaksi langsung dengan profesional medis, tetapi bukan rahasia bila masih ada pria yang enggan ataupun malu menemui dokter spesialis untuk berkonsultasi terkait problem ereksinya.

Keengganan ini tak ada untungnya, apalagi berlanjut ke asal pakai obat kuat atau obat ED. Fondasi gaya hidup sehat yang telah terbentuk bisa saja runtuh hanya dalam semalam.

Diabetes membuat pemilihan obat medis jadi lebih kompleks. Cialis (tadalalil) ataupun Levitra (vardenafil) memang dinyatakan aman bagi penderita diabetes, namun ini bukan justifikasi siapapun boleh meminumnya!

Anda tetap wajib menemui dokter spesialis Andrologi maupun Urologi. Nantinya, bila dibutuhkan, dokter akan meresepkan mana obat disfungsi ereksi paling sesuai.

Selain itu, jika dalam diagnosa turut ditemukan masalah mental, Androlog atau Urologi biasanya menyarankan untuk menemui Psikolog sebagai bagian dari perawatan yang komprehensif dan menyeluruh.

Awas, Jangan pernah mencoba obat kuat! Obat kuat bukanlah obat disfungsi ereksi, apalagi untuk impotensi akibat diabetes! Kenali perbedaannya dalam artikel Beda obat kuat dan obat disfungsi ereksi.

1 komentar untuk “Cara Mengatasi Impotensi karena Diabetes Melitus Tipe 2

  1. Saya penderita diabet militus terkadang naik terkadang normal paktor pola makan slalu dijaga memang menyiksa tubuh jadi kurus kering tapi toek faktor hub suami istri tergantung naik apa. Tidaknya faktor gula,,saya tanyakan apakah bisa sembuh total seperti biasa.trims

Komentar Anda

Surel Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.