TOP

Daftar Lengkap Penyebab Impotensi & Lemah Syahwat

Kenali apa saja penyebab impotensi dan lemah syahwat. Semakin kenal, semakin Anda tahu cara menghindarinya sedini mungkin

Daftar Lengkap Penyebab Impotensi & Lemah Syahwat

Suatu penyakit tak mungkin datang sendiri, selalu ada sebab musabab yang bekerja di belakangnya. Setelah lama mengendap merusak, terkadang satu dua penyakit akan menyebabkan gangguan baru. Satu belum sembuh, keluar lagi lainnya.

Impotensi dan lemah syahwat (disfungsi ereksi) bisa bertamu karena bermacam sebab, paling alami dikarenakan faktor usia. Penuaan sel-sel otot polos membuat pria tak seresponsif masa muda. Usia adalah “pemangsa” vitalitas yang takkan sanggup dihadang siapapun.

Selain penuaan, penyebab impotensi dan lemah syahwat adalah komplikasi penyakit maupun gangguan medis tertentu, dan penyebab ini tak pernah memandang usia. Itulah alasan mengapa belakangan disfungsi ereksi makin cepat menghampiri pria muda maupun paruh baya.

Disfungsi ereksi adalah korban usia atau komplikasi medis, dan daftar penyebabnya tak bisa dibilang pendek.

Penyebab Impotensi dan Lemah Syahwat, Kenali lalu Hindari

Belantara kemungkinan penyebab disfungsi ereksi meliputi sejumlah kondisi medis. Ada yang namanya populer, tapi beberapa mungkin bisa mengerutkan kening. Ini bukan masalah, karena nama adalah kepingan awal bagi Anda untuk menelusuri informasi lengkapnya.

Setelah mengenali penyebab disfungsi ereksi, setidaknya pria punya kesempatan mencari cara untuk menghindarinya, jika itu memang memungkinkan!

Demi mempermudah perkenalan, penyebab akan dibagi berdasarkan sistem tubuh mana yang terganggu. Berikut daftar lengkap penyebab impotensi dan lemah syahwat yang berhasil diidentifikasi cendekiawan medis hingga kini.

Gangguan terhadap fungsi saraf mengakibatkan kumandang “perintah” ereksi dari otak tak pernah sampai ke alat vital. Seakan percuma otak berteriak-teriak tapi penis tak mau mendengar.

Jenis gangguan saraf yang telah teridentifikasi menjadi penyebab impotensi adalah,

  1. neuropati diabetik (kerusakan sistem saraf tubuh akibat komplikasi diabetes),
  2. parkinson,
  3. alzheimer,
  4. efek samping pembedahan prostat maupun usus,
  5. trauma medula spinalis (gangguan saraf tulang belakang),
  6. multiple sclerosis (gangguan sistem saraf pusat dan tulang belakang),

Membicarakan sel endotel sungguh rumit dan normalnya memang bukan konsumsi publik awam. Sederhananya, disfungsi endotel menghadirkan masalah metabolisme yang akhirnya mengganggu pembuluh darah.

Impotensi dan lemah syahwat hanyalah salah satu resiko yang menyeruak keluar akibat terganggunya kerja pembuluh darah.

Daftar penyakit serta gaya hidup yang dapat menyebabkan disfungsi endotel dan membuka jalan bagi disfungsi ereksi, yaitu,

  1. diabetes,
  2. hipertensi (tekanan darah tinggi),
  3. obesitas,
  4. kolesterol tinggi,
  5. sindrom sleep apnea (napas terhenti ketika tidur), dan
  6. kebiasaan merokok.

Darah adalah nyawa tubuh, tak terkecuali ereksi. Bila alirannya tersendat, ereksipun terhambat, prinsip kausalitas sederhana.

Sejauh ini hanya satu penyakit terkait aliran darah yang dikenal sebagai penyebab disfungsi ereksi, yakni aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah).

Urologi adalah salah satu cabang ilmu medis yang mempelajari kelainan pada saluran kemih dan organ genital. Masalah urologi yang dapat berujung impotensi adalah,

  1. penyakit peyronie atau penis bengkok (bentuk alat vital melengkung ekstrim), dan
  2. trauma pelvis (cedera pada sekitar area panggul).

Terdengar asing atau malah sudah familiar? Tapi jangan miskonsep dulu, endokrin bukanlah organ tunggal, ini adalah istilah untuk jaringan kelenjar yang saling berhubungan dan membentuk suatu sistem.

Sistem endokrin memproduksi hormon yang mengontrol mood, metabolisme, pertumbuhan tubuh, organ reproduksi, respon terhadap rangsangan dan berbilang fungsi penting lainnya.

Beberapa penyakit akibat ketakberesan sistem endokrin berikut diyakini menjadi penyebab disfungsi ereksi,

  1. hipoganadisme (kekurangan hormon testosteron),
  2. gangguan kelenjar tiroid (hipotiroidisme dan hypertiroidisme),
  3. akromegali (kelebihan hormon pertumbuhan), dan
  4. hormon kortison berlebih.

Sudah bukan rahasia pemakaian berlebih alkohol apalagi narkoba hampir pasti berujung disfungsi ereksi, sehingga tak perlu dipertegas lagi.

Selain itu, ada sejumlah obat medis untuk menangani penyakit tertentu yang memiliki efek samping tak menyenangkan bagi pria penggunanya. Obat-obatan tersebut, terbukti sanggup menyebabkan impotensi, sehingga pemberiannya wajib diawasi ketat oleh profesional medis.

Obat-obatan medis tersebut antara lain,

  1. obat hipertensi (tekanan darah tinggi),
  2. obat kolesterol tinggi,
  3. obat untuk depresi dan kejiwaan gangguan, serta
  4. obat kanker prostat.

Daftar obat medis terbilang cukup panjang dan telah dicover lengkap pada tulisan Obat-obatan penyebab disfungsi ereksi.
Psikososial merupakan reaksi psikologis seseorang atas pengalaman kehidupan sosialnya. Kemungkinan masalah psikososial menjadi penyebab impotensi terhitung cukup tinggi, mengiringi gaya hidup modern yang terlalu dinamis dan penuh konflik.

Masalah psikososial yang sanggup berujung impotensi dan lemah syahwat dapat berupa,

  1. kecemasan akibat kurangnya kepercayaan diri terhadap kinerja atau daya tahan seksual,
  2. adanya masalah antar pasangan,
  3. tekanan pekerjaan ataupun masalah ekonomi,
  4. depresi.
  5. gangguan jiwa, dan
  6. pendidikan atau pergaulan yang membentuk perilaku seksual.

Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan.

*