TOP

Obat Kuat, Alkohol & Disfungsi Ereksi

Bagaimana dengan Obat Kuat Lainnya?

Berkaca pada hasil studi itu, tak lantas kita main pukul rata menyatakan semua obat sejenis berkinerja sama. Perlu penelitian mendalam oleh pihak berkompeten untuk menyatakan —misalnya— obat kuat Nangen atau Tricajus aman digunakan bersama alkohol.

Walaupun demikian, pada satu titik generalisasi itu sebenarnya masih relevan. Titik itu adalah miripnya prinsip kerja seluruh produk. Mulai dari upaya memperlancar peredaran darah hingga membuka sumbatan pembuluh darah pada pangkal penis. Yang membedakan hanyalah pemilihan bahannya saja.

Meski tak berani menjamin 100% aman, selama tak ada alergi pada bahan obat tertentu, obat kuat pilihan Anda kemungkinan bisa diminum bersama alkohol (etanol), selama batas toleransi 1 – 2 cangkir tak terlewati.

Apakah Minuman Keras Menyebabkan Disfungsi Ereksi?

Konsumsi alkohol (etanol) tidak secara langsung berdampak pada kinerja seksual pria. Efek negatifnya —akibat konsumsi berlebih dalam jangka panjang— akan menyerang organ penting tubuh seperti jantung, pembuluh darah, liver, pankreas, ginjal dan lainnya.

Semuanya organ internal tersembunyi sehingga kerusakannya sering tak disadari. Yang diketahui, tiba-tiba saja alat vital tidak lagi bereaksi menuruti dorongan gairah. Jika ini terjadi, bolehlah Anda menduga telah terkena disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi (impotensi atau lemah syahwat) menandakan malfungsi salah satu organ. Penyebab terbesarnya adalah ketidakberesan sistem kardiovaskular. Di mata awam, malfungsi sistem kardiovaskular ini dikenal sebagai sakit jantung.

Singkat kata, jika jantung sehat, maka fungsi organ seks pun mumpuni, bila jantung sakit, bisa-bisa terserang impotensi & lemah syahwat.

Salah satu tips biar tetap kuat bercinta sampai tua, hindari alkohol (etanol) dari sekarang!

Komentar Anda

Surel Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.