TOP

Pengujian Ejakulasi Dini, Cara Mengetahui & Memastikannya

Cara mengetahui dan memastikan sendiri apakah Anda mengalami ejakulasi dini? Pengujian ejakulasi dini berupa kuesioner PEDT, yang disusun menurut gejala & cirinya.

Pengujian Ejakulasi Dini, Cara Mengetahui & Memastikannya

Dikisahkan sepasang suami istri tengah berdiskusi serius. Sang istri mengeluhkan betapa cepat suaminya berejakulasi. “Memang tak selalu sih Pah, namun kok terlalu sering? Apa kena ejakulasi dini Pah?” kejar sang istri padanya.

Diskusi semacam ini mungkin pernah dialami oleh pasutri lain. Terkadang karena perasaan malu, suami lebih suka merahasiakannya dari pasangannya. Sebagai lelaki, ada baiknya memeriksakan keluhannya pada Androlog/Urolog agar segera ditangani.

Namun sebelum mengunjungi dokter, ada beberapa cara untuk mengetahui dan memastikan sendiri kebenaran dugaan ejakulasi dini (self assessment). Cara ini akan menguji apakah keluhan sang istri itu benar adanya, ataukah justru karena “ekspetasinya” terhadap suami terlalu tinggi saja.

Ya, ketidaktahuan perihal ejakulasi dini terkadang membuat orang menganggap, bila tak sanggup tahan lama sex, mungkin sudah terkena ejakulasi dini.

Padahal ini jelas anggapan prematur dan terburu-buru. Apalagi kepuasan seks bukan hanya soal berapa lama durasi bercinta saja.

Metode Pendeteksi Ejakulasi Dini

Panduan European Urologists Association menyatakan ada 3 cara/metode untuk mendeteksi benar tidaknya keluhan seseorang. Ketiga metode ini hanya untuk menguji kebenaran keluhan, bukan mencari tahu apa penyebab ejakulasi dini.

  1. Intravaginal Ejaculation Latency Time (IELT).
    Perhitungan waktu secara manual sejak pertama penetrasi hingga ejakulasi. Jika nilai IELT kurang dari 2 menit, maka pria disimpulkan terkena ejakulasi dini.
  2. Premature Ejaculation Diagnostic Tool (PEDT).
    Berupa kuesioner (daftar pertanyaan) menyangkut aspek fisik maupun psikis hubungan seks. Bila skor PEDT lebih besar atau sama dengan 11, kuat dugaan pria positif ejakulasi dini.
  3. Arabic Index of Premature Ejaculation (AIPE).
    Awalnya digunakan di Saudi Arabia dan hampir serupa PEDT, hanya poin pertanyaan serta cara penilaiannya sedikit berbeda.

Dari ketiganya, pengujian ejakulasi dini metode kedua (PEDT) memiliki akurasi terbaik, sehingga paling direkomendasikan Androlog maupun Urolog. Apalagi dapat dilakukan sendiri dan terjaga kerahasiaannya.

Silahkan kunjungi halaman selanjutnya untuk menjawab kuesioner PEDT.

Komentar Anda

Surel Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.